October 15, 2025

Cerita di Antara Meeting dan Makan Siang

Ada hari-hari yang jalannya terasa biasa aja.
Ga ada yang terlalu spesial, tapi juga ga bisa dibilang kosong.

Pagi itu dimulai seperti biasa. Dari kejauhan, gedung kantor terlihat tinggi dan tenang, seolah semua yang ada di dalamnya sudah tertata rapi. Dari luar, semuanya kelihatan pasti. Padahal yang ada di dalamnya, ya sama aja, penuh target, meeting, dan hal-hal yang kadang ga terduga.

Hari itu gue ga lama di kantor. Ada jadwal visit ke nasabah, salah satu bagian yang justru bikin kerjaan ini terasa lebih hidup. Keluar dari rutinitas meja, ketemu orang baru, denger cerita yang beda.

Di tengah obrolan yang cukup serius, selalu ada jeda.
Biasanya, jeda itu datang di waktu makan siang.

Kantin kantor nasabah hari itu sederhana. Ga fancy, ga juga dibuat-buat. Tapi justru di situ rasanya beda. Makan sambil ngobrol ringan, dari yang tadinya bahas kerjaan, pelan-pelan pindah ke cerita sehari-hari.

Kadang momen kayak gini yang bikin semuanya terasa lebih manusiawi.
Ga melulu soal angka, target, atau presentasi.

Sore nanti mungkin gue bakal balik lagi ke meja kerja, lanjut dengan rutinitas yang sama. Tapi ada bagian kecil dari hari ini yang ikut kebawa. Obrolan singkat, suasana kantin, dan rasa kalau kerja itu bukan cuma soal hasil, tapi juga perjalanan di antaranya.

Dan mungkin, justru di antara meeting dan makan siang itulah, cerita-cerita kecil itu diam-diam terbentuk.

0 comments:

Post a Comment