April 03, 2021
March 13, 2021
One two three Marching on Dollar
Rapid changes.
Like ghosting, people make a fuss because someone just disappears. It hits suddenly, like a surprise acne popping up on your face, leaving scars you didn’t expect. Scary stuff.
Here’s what I really want to say: life changes fast, like a game with sudden twists.
Having money? Way harder than being broke.
“My wallet’s bigger than my belly now ✨”
I was so used to struggling that even a few bucks used to drive me crazy. I could handle the first couple steps, but after that, things got messy.
I know you might judge, but hear me out, I’m still far from where I want to be.
Now, I need to figure out how to grow my money smarter than I’ve grown my scars.
January 31, 2021
Fokus Rehat
Jelang kembali pukul dua belas tengah malam. It’s another random words setelah bahagia, menikmati sabtu minggu yang lepas dari hiruk-pikuk dunia pekerja.
Dipikir-pikir, tanpa tersadar sebagian dari kita menghabiskan waktu dengan berbagai kesibukan soal kerja. Dituntut produktif dan terus berlari mengejar dunia. Harus fokus sama target, yang menghasilkan, pokoknya jalani rodanya biar sukses dan mulus jalannya menuju mimpi-mimpi yang dicita-citakan.
Deretan "to do list" jadi acuan, biar semua aktivitas terekam dan satu persatu kerjaan terbereskan. Tapi semakin hari, meski satu persatu daftar panjang pekerjaan itu dituntaskan, deretan pekerjaan baru ikut bertambah, seiring waktu semakin banyak pula daftar kerja yang perlu ikut diselesaikan.
Waktu didominasi dengan topik-topik kerjaan. Seolah hal yang lumrah apalagi kita-kita ini yang menjadi bagian penggerak kesibukan ibukota. Semua tentang kerja dan kerja.
Fokus sama perkara dunia sehingga pikiranpun seolah perhatiannya hanya untuk urusan kerja. Lebih dari fokus, urusan pekerjaan begitu menghantui sampai bahkan jadi bayang-bayang di sela senja kala hari Sabtu dan Minggu tiba.
Ada celoteh unik yang justru sarat makna yang baru-baru ini terdengar telinga. Ambil waktu barang sehari, gabisa diganggu karena sedang sibuk fokus katanya. Tapi ini bukan fokus bekerja biasa. Melainkan fokus untuk sekadar rehat dan beristirahat semata.
Fokus istirahat, saatnya fokus rehat. Mantra yang kuat, unik, menggelitik tapi begitu kuat menampar di balik kata-kata. Cukup berkesan untuk jadi tanda, pengingat bahwa bekerja dan memberi jeda, keduanya sama pentingnya, sama-sama perlu waktu dan alokasinya.
Ah, betul juga. Berlarut-larut dengan pekerjaan pada akhirnya pasti takkan ada habisnya. Ada hikmahnya ambil waktu buat tarik napas dan beri sedikit jeda.
Dua tokoh inspirasional dari mantra Fokus Rehat; Kak Iyan dan Armidham. Mereka salah dua keluarga Himagama yang sekarang sudah join jadi geng Himagama chapter Jakarta. Ini dia wajah-wajah yang mewarnai fokus rehat kita dua hari terakhir, perkenalkan salah satu, salah dua tiga lima sepuluh dari keluarga kecil saudara tak sedarah Himagama Sulsel jaman dari Jogja yang kini hijrah ke ibukota.
Lelah juga ya dua hari fokus rehatnya😂. Yasudah kalo gitu istirahat dulu deh biar bisa geser ke fokus selanjutnya. Puas-puasin biar besok udah siap fokus kerja bulan baru berikutnya. Malam ini saatnya kita jelang fokus bekerja, ya seperti tiap akhir bulan sebelum-sebelumnya, reset target bulanan kencangin sabuk pengaman, cari cuan yang banyak seperti biasa.
Sampai jumpa di coretan selanjutnya~
January 01, 2021
Welcome 2021
My 2020 was amazing.
I know it was totally not excellent even perfect year to get smiles and happiness along the days, but instead, because of the loses, the tears, the struggles, the hard raises after smacked down, the go ahead after pushed back,
Yes, all of the ups and downs along the year. All of that been woke me up (if I can not say slap me up) to be more grounded, learn the valuable life lesson it is about get and give, to accept the universe as it is. Be such a better person to fight the future, of course.
In the middle of weakness and confusion, I thanks to my self a lot, that you can survive the days, and even you can go through it.
Then, also, If its not because of the kindness of good people around me, I can not survive to run the high speed track of my ambitious goals. Many big dreams, high plans, big expectations still we can break along the days. Thank you for every kindness from you, who have been willing to be a part of my 2020 story.
So, after all those tears and hard struggling over the months, welcome 2021.
What ever it is, I will try to face it bravely and much wisely than before.
Bismillah.
November 17, 2020
Puisi: Sajak Parameter
Memang tidak ada satu pun di dunia ini yang jalan semaunya
Seberapa bebas mau Ia mendaku
Pada akhirnya akan ada titik toloknya jua
Di mana Ia bertumpu, juga sampai mana ia bersimpu
Parameter: saatnya kita tau makna batas.
Dari mana kita tahunya hujan itu sedang deras,
Dari satuan bintik air yang turun di atas batas.
Dari mana kita tahunya dentuman itu keras,
Dari bunyi yang kita dengar di atas batas.
Pada akhirnya, satu dua ayunan roda kehidupan
Sejauh apapun Ia berputar tanpa napas
Akan ada patok-patoknya sendiri-sendiri yang menjadi batas-batas
Itu jua yang menghinggapi pada renungan malam ini pukul dua belas
Malam-malam banyak berlalu, tapi malam ini bisa jadi satu yang penentu
Cukupkan.
Sampai di sini batas-batas itu kita menjelang
Yang banyak-banyak mengawang-awang itu biarlah lepas Ia hilang
Sudahi, hari ini sampailah kita mencukupkan.
Kita tancapkan titik ini jadi patoknya
Biar kita yang berikan ini sebagai garis sampainya
Sampailah di sini kita temui takarannya
Pada titik-titik di mana Ia wajib kita surutkan
Pada nyala yang remang-remang kita padamkan
Pada angka-angka yang sudah waktunya kita nihilkan
Sampai di sini kita cukupkan.
November 08, 2020
Explore Taman Safari Indonesia
Hari ini akhirnya tertunaikan sudah maen ke Bogor sesuai plan semenjak weekend minggu lalu. Seneng banget rasanya akhirnya bisa trip dan liburan tipis-tipis lagi, sebagaimana komitmen buat memenuhi kebutuhan treatment self love dan tentunya dalam rangka menjaga kesehatan mental ini tetap waras. Hihi😬😬
Alhamdulillahnya lagi, jalan-jalan kali ini disponsori oleh Pak Aby, bos baru kita di kantor saat ini (woohooo🎊).
Ngomong-ngomong, jadi yang semula rencananya mau motoran aja dan agak gak jelas mau ke mana tujuannya di Bogor, berkat bantuan jaringan Mas Aby, jadilah destinasi trip ke Bogor kita hari ini jatuh kepada: 🎉Taman Safari!!🎉
Taman Safari Bogor adalah salah satu wahana kebun binatang terbesar yang ada di Indonesia dengan koleksi keanekaragamannya yang cukup banyak.
Beberapa atraksi wisata yang ada di Taman Safari ini antara lain Safari Adventure, Istana Panda, Baby Zoo, Kubah Burung, Wahana Komodo, Kampung Papua, dan Humboldt Penguin.
Jumlah wahana wisata yang menarik dan beragam ini asik-asik looh. Ditambah lagi dengan area yang luas yang terletak di Puncak Bogor, Jawa Barat, suasana alam di Taman Safari ini betul-betul membawa kita kembali ke nuansa alam dengan udara yang sejuk dan adem. Beneran truely fresh air yang ngasih sensasi relaksasi maksimal, dijamin deh bikin ilangin stres duniawi lo ampuh bray.
Langsung aja ini dia highlight visit Taman Safari today:
Keberangkatan
Perjalanan dimulai dari berangkat ke Bogor dari Jakarta sekitar jam setengah 7 pagi. Untuk ukuran jalanan ke puncak Bogor, tiba di Taman Safari sekitar Jam setengah 8-an itu adalah rekor. Jalanan ga begitu padat dan hanya menemui satu-dua titik kemacetan di simpul jalan keluar tol.
Karena bukanya baru jam 8, kita akhirnya agak nunggu sekitar 15 menitan buat pintu gerbang Taman Safari dibuka.
Di loket tiket, harga untuk weekend sebesar 230K IDR per orang (weekend price). Ini dapet akses masuk safari dan ditambah voucher belanja souvenir sebesar 50K khusus minimum pembelanjaan 200K.
Untuk detail range harga tiketnya bisa diakses di sini: ticket.tamansafaribogor.com
Selain Panda, di Istana Panda ini juga ada beberapa hewan khas dari China yang di pamerkan untuk menambah suasana kekentalan budaya China dan konsep wahana China yang dibangun.
Lucu banget kan ini pose fotonya. Diambil di spot foto kandang Panda Merah, yang berisi dua Red Panda yang bentukannya imut mini fluffy nan sangat menggemaskan di foto ini.
November 01, 2020
October Wrap Up
October 05, 2020
Puisi: Menyoal Jogja Bicara Candu
Ku tarik napas dalam-dalam.
Sampe rasanya dada mengembang sempurna dan paru-paru udah berasa keisi semua sampe alkeolus terdalam.
Fyuh. Lalu keluar semua itu karbon-karbon toksik.
Halo Jogja!
Terima kasih buat dua tiga hari yang singkat tapi sangat padat ini.
Udah lama banget rasanya nahan-nahan rindu buat kamu.
Sampe isi kepala hampir beracun semua.
Penat dengan isinya kerjaan serbat mumet dan serba maunya cepat-cepat.
Ga ada tempat pelarian senyaman aku kembali di sini.
Bahkan sekadar terdiam di kasur yang hanya menatap langit-langit pun.
Karna juga selain nyamannya yang selalu membuat rindu,
Atau langit senjanya yang sendu,
Manusianya adalah Ia sendiri sebagai penyaji syahdu.
Sekali lagi, dan akhirnya betul aku di sini kembali
Dan lalu “nyaman” aku baru lagi belajar mengenali.
Cukup pandangku yang sekali lagi ini jadi pembukti.
Akhirnya penat dan pelik terbayar sudah meski baru sedikit-sedikit.
Belum, masih belum cukup.
Aku masih mau betah berlama-lama di sini.
tinggal lebih lebih lama lagi.
Tapi baiklah.
Hari ini mungkin aku yang mengalah.
Biarkan hati ini bergejolak untuk pamit sekali lagi.
Kuyakin besok akan ada syahdu lain lagi.
Terima kasih Jogja dan manusia-manusia seisinya yang dikultuskan.
Kalian candu.
August 31, 2020
August Review: Now I Know
Hola!
Sepertinya emang polanya udah bisa ketebak ya. I just landed here again. Then I realized: Oh! Kayanya kalo ada banyak hal yang menyita perhatian, gue butuh balik ke blog gua buat released everything and to reveal the stress and reset my mood, restart it all over again.
Anyway, how’s life in August this year bro? Wish you have ROAR (as the spirit of King Leo month🦁 👑 ) days for last four weeks, buddies!😊
Di hari terakhir di bulan Agustus tahun ini, melalui blog ini gue pengen mengucap syukur, dan luangin waktu buat ngobrol ke diri gue sendiri. Alhamdulillah. Bersyukur banget Agustus tahun ini adalah salah satu Agustus paling berkesan seumur hidup gue. Banyak hal yang ditunjukin Tuhan melalui kuasanya lewat tanda-tanda yang di kasih di depan mata gue sendiri. Bahkan kalau ini orang, pasti gue udah merasa risih sendiri, malu, karena bahkan apa yang gue minta, Allah kasih dua kalinya.
Masalah ekonomi yang selama ini mengekang, sama Allah dikasih petunjuk jalan keluarnya. Trus masalah social life yang terkungkung yang sempat bikin gue mati stress alih-alih karna Korona, sama Allah dikasih jalannya buat akses kenalan orang-orang baru yang bisa boost up mood life gue. Kawan baru, circle yang suportif and full of positivity. Tempat berteduh, kamar kos baru yang alhamdulillah lebih lega, dan tempat kerja baru yang bawa energi positif lebih gede. Bahkan Allah kasih jalan yang jauh lebih baik yang gue bahkan sendiri ga nyangka bisa semulus itu Allah bikin skenarionya. Thank you August, di bulan ini juga finally, I achieve My first sales closing in my career!!!
Termasuk yang paling penting, denger kabar orang tua sehat selalu, juga bahkan jadi penyemangat tersendiri buat segera ngejar list mimpi-mimpi buat bisa segera nikmatin waktu buat bareng dan ngebahagiain beliau.
Di samping itu, sebenarnya juga bukan hal-hal baik doang yang bikin gue seberkesan itu di hari-hari gue sepanjang bulan Agustus ini.
Gue sadar momen-momen turning poin ini ga datang gitu aja. Ada banyak proses yang gue laluin dan hadepin langsung di hari-hari sebelumnya. Momen-momen feeling numb when I feel dead lock, penolakan, kegagalan, dan kinda mental down yang timbul setelahnya. Beberapa titik masih ngasih kesempatan gue ngerasain sedih, kesepian, kangen, kecewa dan emosi negatif tertentu yang bikin gue tetap keep awake, and aware that I am still human too.
Kalau bukan karena load kerja yang detail yang selama ini gue dapetin, gue ga bakalan tahu betapa bermanfaatnya itu buat nunjang performance gue once dapet kesempatan buat go ahead and step further.
Kalau bukan karena lock down pandemi, gue ga bakalan sadar betapa berharganya waktu, kawan, dan kesempatan buat sekadar duduk ngopi dan ketawa-tawa yang selama ini gue anggap itu hal biasa aja.
Hal-hal buruk yang datang justru jadi bahan evaluasi yang bikin gue bisa makin sadar, buat lebih mikir, buat lebih komitmen soal kerja keras, tapi tentunya yang terpenting asalah buat lebih sayang sama diri sendiri. Kalau bukan karena persoalan dan masalah yang gue hadapi, kan mustahil gue bisa ukur sejauh mana progres perkembangan kedewasaan itu gue bisa lihat ada di diri gue, dan sekuat apa perkembangan mental gue buat bisa hadepin perkara-perkara duniawi yang bisa jadi datang lebih gede lagi.
Gue bersyukur bisa punya pengalaman itu semua di hari-hari sebulan penuh ke belakang. Gue bilang, bulan ini ibarat momentum transformasi buat diri gue selama di Jakarta. Proses buat unlock banyak hal yang ketahan sejak beberapa bulan terbatas pandemi, dan juga sekaligus momentum tepat buat berbenah dan jauh lebih khidmat buat beradaptasi dengan putaran hidup dunia ibu kota.
Then tentunya yang gue ga boleh lupa, saying thanks to you, dear my self. Gue makasih banget, sangat appreciate buat diri gue sendiri yang udah berani dan kuat hadepin semuanya sampai hari ini. Gue beneran paham banget ini ga mudah. Tapi lo bisa kuat and ejoy the process through it.
Now I know, kalo belajar susah, menderita, semuanya ga bakalan ada sia-sianya. Allah kasih caranya yang epic buat bikin momen-momen down itu jadi turning poin dan pembelajaran paling asik yang gue hadepin langsung di ruang belajar real life ini. True moment to learn that Life is never flat, but it’s totally fine because the ups and the downs bring you the sense of highest pleasure. Life is Hard. But keep calm. That’s all totally fine. Life will never gonna easy. It just about life choice. What kind of pain do you want in your life. And after all its about you! You go get stronger. And yes! Dont forget that Allah always beside you.
After all, Thankyou 2020 August! These days been rock!
August 08, 2020
Last Day in Proklamasi
Hola!
Postingan ini jadi album buat momen-momen terakhir di Kantor Maybank cabang Proklamasi.
Rasanya sedih juga ternyata udah pernah bareng-bareng dengan tim di sini sampai sembilan bulan, udah ngelaluin banyak cerita pengalaman dari nol banget sampai sekarang.
Gue bersyukur banget karena Allah udah ngasih kesempatan buat diterima di lingkungan ini, dan orang-orang yang suportif baik banget selama proses gue belajar tahap awal buat memulai karir.
Semoga kesan yang tertinggal adalah hal-hal baik yang bisa dikenang bersama. Saatnya step ahead buat proses langkah-langkah selanjutnya.
Terima kasih buat kakak-kakak tim Prokla yang mau nerima gue yang masih cupu ini. Semoga kebaikan kakak-kakak semuanya dibalas yang lebih lagi sama Yang Maha Kuasa yaa.
Buat Sheryl, teman seperjuangan gue yang masih placement di Proklamasi, tetap semangat yaa Sher🙌🏻 Thank you banget buat banyak waktu yang diluangin dengerin keresahan-keresahan selama di kantor. Semoga kita tetap semangat yaa, pokoknya kita bisa laluin ini semuaa wkwk😭
See you again Tim Proklamasi!
Will miss you so much guys😊















































